Stimulus Fiskal Amerika Pengaruhi Obligasi Global

Paket stimulus fiskal Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden senilai US$1,9 triliun akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi Amerika Serikat. Yield surat utang Amerika Serikat (US Treasury) menjadi bergairah dan akan cenderung mengalami kenaikan.

Kebijakan stimulus jumbo itu bisa berdampak pada pergerakan harga obligasi pemerintah di negara lain. Surat berharga negara (SBN) Indonesia untuk jangka pendek pun turut tertekan.

Namun kondisi itu tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena diperkirakan hanya akan bersifat sementara. Ketika euforia akan stimulus tersebut sudah pudar, asing akan kembali melirik pasar negara berkembang.

Riset Data Statistik

Penghasil Durian Terbanyak di Indonesia

Provinsi Jawa Timur panen buah durian paling banyak di Indonesia

Indonesia Sudah Ketergantungan Garam Impor

Pemerintah kembali membuka rencana mengimpor garam dengan kuota mencapai 3…

Sepanjang Tahun 2018 Indeks Bursa Efek Indonesia Turun 6,47 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia sepanjang tahun 2018…

Indonesia Menjadi Pengimpor Gula Terbesar

Indonesia menjadi pengimpor gula terbesar di dunia