Penggunaan E-Wallet Oleh UMKM Selama Masa Pandemi

Adanya wabah Covid-19 yang melanda Indonesia, membuat setiap orang kini harus selalu menaati protokol kesehatan, salah satunya adalah dengan menjaga jarak dan menghindari kontak fisik berlebih. Hal ini yang menyebabkan transaksi digital berkembang dengan sangat pesat mengingat setiap orang kini lebih memilih untuk melakukan transaksi non-tunai. Penggunaan dompet digital seperti OVO, GoPay, dan ShopeePay terus meningkat setiap harinya sehingga membuat UMKM  harus mengikuti perkembangan teknologi dengan menyediakan pembayaran non-tunai melalui e-commerce agar dapat tetap bersaing.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Mandiri Institute terhadap 505 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada bulan Maret-April 2021 selama masa pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa hampir setengah dari UMKM sudah melakukan transaksi non-tunai, dan OVO terpilih sebagai dompet digital yang paling banyak digunakan oleh UMKM untuk melakukan transaksi non-tunai dengan persentase sebesar 72%, kemudian diikuti oleh GoPay dengan persentase 66%, selanjutnya LinkAja sebesar 64%, diikuti oleh ShopeePay dengan persentase 52%, dan terakhir DANA dengan persentase 27%. 

Riset Data Statistik

Stabil, Data Perkembangan Impor Kedelai

Harga pangan dunia secara konsisten menunjukkan tren kenaikan dalam setahun…

Harga Melambung, Impor Bawang Putih Ikut Nambah

Kenaikan harga di pasar global dikhawatirkan berimbas kepada lonjakan harga…

Ketimpangan Ekonomi Melebar Terdampak Pandemi

Badan Pusat Statistik mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia per…

Gula Nasional : Produksi Turun, Impor Melambung

Untuk memenuhi kebutuhan, pemerintah kembali mengimpor gula mentah