Neo-Islam Di Indonesia

Neo-Islam Di Indonesia KEPALA Desk Agama TEMPO, Sju'bah Asa, tidak segera berumbal ketika kepadanja disarankan untuk menggarap tema tulisan jang mendjadi Laporan Utama TEMPO nomor ini. Berkali-kali ia menjedot rokoknja sebelum pada achirnja berkala dengan mengerutkan dahi: "Bahan-bahan sebenarnja sudah lengkap, tapi dari mana saja harus mulai?" Serangkaian diskusi kemudian diadakan dalam Redaksi untuk mematangkan penggarapan tema ini, namun saudara Sju'bah Asa toch achirnja memang tak mungkin mulai, ia tiba-tiba djatuh sakit dan harus beristirahat untuk waktu seminggu. Dan sementara batas waktu turunnja naskah tak mungkin ditunda karena alasan tehnis, musibah ini telah memberikan peluang untuk mendjoba saudara Ahmad Wahib, seorang tenaga baru tjalon reporter jang memang sebelumnja banjak menjelami dan berketjimpung dikalangan pemuda Islam untuk melandjutkan tugas menulis Laporan Utama ini. Pengalaman itu ditambah dengan latar-belakang pengetahuannja sebagai orang jang pernah mrngikuti kuliah di Fakultas llmu Pasti dan Alam dan kemudian djuga didjurusan Filsafat. ternjata telah mempermudahnja menjelesaikan tugas menulis sebuah Laporan Utama sebagai semang jang baru dalam pers meskipun sudah tentu harus lebih dahulu mengabrru proses editing jang lumajan sebelurn pada achimja kami turunkan sebagai naskah selcsai.

Keywords :
Islam ,
  • Views :
    502
  • Tanggal Upload :
    07-11-2012
  • Edisi
    21/02
  • Tanggal Edisi
    1972-07-29
  • Rubrik
    Full Edition
  • Copyright
    PT. TEMPO Inti Media
  • Subyek
    -
  • Cover Story
    Gagalnya Pelantikan Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Kisruh Dokter-Dokter FKUI di RSCM
  • Writer
    -
Neo-Islam Di Indonesia
Rp. 60.000