Tarik Ulur Proyek Pipa Gas Kepodang

Juli 2009 Petronas melakukan negosiasi rencana jual beli gas dengan PLN untuk kebutuhan listrik Tambak Lorok, Semarang. Gas dari kepodang diharapkan dapat menekan biaya produksi listrik di pembangkit Tambak Lorok. Tak adanya kepastian pasokan gas dari Bontang membuat PT Bakrie & Brothers Tbk , sebagai pemenang pembangunan pipa transmisi gas Kalimantan – Jawa Tengah (Kalija) belum dapat merealisasikan pembangunan pipa transmisi gas Kalija. Bakrie melirik Kepodang  dan  merencanakannya sebagai alternatif menghidupkan Kalija. Pipa distribusi lapangan Kepodang beralih menjadi bagian proyek pipa gas Kalija milik PT Bakrie & Brothers Tbk. Meski sudah ditunjuk pemerintah namun Bakrie tak kunjung membangun .  Akhir 2012 hasil perjanjian antara Bakrie & Brothers  sebagai transporter gas, PLN sebagai pembeli dan PetronasCarigali Muriah sebagai pengelola lapangan gas Kepodang.Namun tak kunjung dibangun proyek pipa ini. Mundurnya pembangunan proyek pipa dari akhir 2013 ke April 2015 ini membuat PLN kehilangan kesempatan berhemat sekitar tiga triliun. Serial Informasi Tempo ini merangkum perjalanan proyek pipanisasi gas Kepodang. Dari edisi Desember 2010 hingga April 2014.  

Keywords :
Gas Kepodang , Pipanisasi Gas , PLTGU Tambak Lorok ,
  • Views : 710
  • Uploaded on : 12-02-2015
  • Edisi : 2015-02-12
  • Editor : Tempo
  • Bahasa : -
  • Penulis : Tempo
  • Jumlah Halaman :12
Tarik Ulur Proyek Pipa Gas Kepodang
Rp. 50.000