Hotasi Terjerat Merpati : Perjalanan Kasus Hukum Hotasi Nababan Bersama Merpati Nusantara Airlines

Bekas Direktur Merpati Nusantara Airlines Hotasi Nababan menjadi pesakitan setelah dituduh menyalahgunakan wewenang dalam kasus dugaan korupsi penyewaan dua unit pesawat Boeing dari Thirdstone Aircraft Leasing Group (TALG). Kasus ini bermula dari rencana Merpati menambah dua unit pesawat. Pada Desember 2006, TALG melakukan penawaran kepada Merpati. Keduanya pun menyepakati perjanjian sewa pesawat Boeing 737-400 dan 737-500 dengan harga sewa US$ 150 ribu per unit per bulan dan security deposit masing-masing senilai US$ 500 ribu. Hotasi membantah tuduhan itu. Menurut dia, proses sewa pesawat sudah sesuai dengan prosedur. Dalam anggaran dasar perusahaan Proses sewa pesawat, kata Hotasi, juga sudah dilakukan dengan hati-hati. Misalnya, dalam soal penyimpanan uang deposit yang dilakukan di lembaga independen. Perkara Hotasi ini juga menyedot perhatian sejumlah petinggi maskapai penerbangan. Inilah untuk pertama kalinya seorang petinggi maskapai penerbangan nasional dijadikan tersangka korupsi karena tindakannya mengupayakan pesawat untuk perusahannya. Perjalanan kasus hukum Hotasi Nababan tersebut diulas lengkap di Majalah dan Koran Tempo dalam beberapa edisi.

Keywords :
Merpati Nusantara Airlines , Hotasi Nababan ,
  • Views : 836
  • Uploaded on : 09-11-2015
  • Edisi : 2015-11-09
  • Editor : Danni | PDAT
  • Bahasa : -
  • Penulis : Tempo
  • Jumlah Halaman :18
Hotasi Terjerat Merpati : Perjalanan Kasus Hukum Hotasi Nababan Bersama Merpati Nusantara Airlines
Rp. 50.000