
Seni Merusak Wajah Ostenrik
TANGAN Murni perlahan menelusuri rongsokan besi yang terserak di halaman pabrik Nikko Steel, Tangerang. Sesekali ia mendenting-dentingkan tumpukan logam itu sambil bersenandung. Gadis 18 tahun yang cacat ganda—tak bisa melihat dan terbelakang mentalnya—ini tersenyum saat menemukan sebentuk besi yang ia sukai. Dibantu gurunya, Murni menyorongkan potongan itu ke Teguh Ostenrik. Teguh lalu merekatkan besi-besi dari Murni—dan belasan siswa lainnya—dengan las. Maka, voila, besi berkarat itu pun menjelma menjadi seni instalasi patung. Awal Maret lalu, sang perupa mengundang belasan murid Sekolah Luar Biasa Rawinala, Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka bersama merakit besi sisa produksi pabrik untuk dijadikan karya seni. ”Anak-anak itu melihat dan mendengar dengan hati, sehingga lebih peka dalam banyak hal, termasuk soal seni,” kata seniman 59 tahun itu.
Keywords :Seni Merusak Wajah Ostenrik,
-
Downloads :0
-
Views :238
-
Uploaded on :21-12-2023
-
PenulisTim Penyusun PDAT
-
Publisher
TEMPO Publishing -
EditorPDAT
-
Subjekseni & hiburan
-
BahasaIndonesia
-
Class-
-
ISBN-
-
Jumlah halaman60
Seni Merusak Wajah Ostenrik
Alamat
PDAT Gedung Tempo Jl. Palmerah Barat No. 8 Jakarta 12210
Kontak
Phone / Fax: 62-21 536 0409 (ext. 321) / 62-21 536 0408
WA : 62 838 9392 0723
Email : [email protected]
Support
Support Datatempo