ISRAEL, MENJELANG KIAMAT

Edisi: 21/12 / Halaman : 25 / Rubrik : / Penulis : , ,

INVASI Israel ke Libanon konon sudah diramalkan. Bukan oleh para pengamat politik; mereka kali ini tak masuk hitungan. Melainkan, konon, oleh kitab Perjanjian Lama.

Setidaknya begitulah menurut Marion G. Robertson -- nama yang bagi kita sama sekali tak penting kalau tidak karena menunjukkan kecenderungan yang mudah hinggap di kalangan para evangelis, setidaknya yang lebih khas fundamentalis.

Robertson adalah pemilik Christian Broadcasting Network (CBN), salah satu "gereja elektronik", persekutuan keagamaan lewat televisi yang tak tertandingi kebesarannya sekarang ini. Lewat acara yang diberi nama 'Klub 700', beberapa minggu terakhir ini sang pendeta terus-menerus menyiarkan kepada jutaan pendengarnya -- di 16 negeri -- betapa tindakan Israel akhir-akhir ini sebenarnya "hanya memenuhi nubuatan dalarn Kitab Suci".

Yang dijadikannya pokok ambilan adalah visi apokaliptik nabi Ibrani, Ezekiel. Dua puluh lima abad yang lalu, Ezekiel menubuatkan 'perang hari akhir' antara anak-anak Israel dan "tanah Magog" di utara Menurut sang pendeta, Magog (istilah Quran: Ma'juj) adalah…
Rp. 15.000

Artikel Majalah Text Lainnya

S
SEBUAH FESTIVAL YANG MUDAH DITEBAK ; FESTIVAL FILM INDONESIA, UANG ...
1986-08-09

Ffi '86 tak lagi berhura-hura. bbrp film dan artis yang menjadi unggulan. wawancara tempo dengan…

B
BOM DI MASJID UMAR
1984-11-17

Kelompok ekstremis yahudi ingin menghancurkan masjid al-aqsa dan masjid umar dan dijadikan kuil nabi sulaiman.…

I
ISRAEL, MENJELANG KIAMAT
1982-07-24

Evangelis amerika dari aliran fundamentalis, marison g. robertson, mengatakan bahwa invasi israel ke libanon konon…