Kincir Air Tapanuli
Edisi: 39/07 / Tanggal : 1977-11-26 / Halaman : 33 / Rubrik : ILT / Penulis :
HARGA minyak harus naik, kata Menteri Pertambangan Prof. Sadli baru-baru ini Alasannya itu-itu juga. Subsidi buat Pertamina masih terlalu besar, mana hutang-hutangnya pun masih menumpuk. Berarti pengumuman berapa besar kenaikan harga minyak itu tinggal tunggu angin baik saja - sebelum, atau sesudah, sidang umum MPR Maret tahun depan.
Walhasil, masyarakat kecil lagi yang bakal kecipratan getah Pertamina. Terutama yang tinggal di desa-desa, jauh dari distribusi bensin, minyak tanah, atau solar. Bisa-bisa pepohonan yang sudah tak banyak lagi yang akan jadi korban golok dan kapak penduduk. Atau adakah sumber enerji lain yang mudah diperoleh?
Di pedalaman Tapanuli, belasan tahun sebelum kiprahnya modernisasi pertanian 'impor' di sana - lengkap dengan mesin giling padi dan mesin sosoh (huler), air merupakan sumber enerji gratis di samping manfaatnya untuk irigasi. Di desa-desa, parit yang deras dimanfaatkan untuk memutar kincir air setelah air parit itu diterjunkan barang…
Keywords: Alat Penumbuk Padi, Kincir Air, Tapanuli, Harga Minyak, Menteri Pertambangan, Prof. Sadli, Pertamina, POSA5, Pompa Sumber Air Sungai, M. Siregar, 
Artikel Majalah Text Lainnya
Ekornya pun Bisa Menembak
1994-05-14Dalam soal ekonomi, rusia bisa dikelompokkan terbelakang. tapi teknologi tempurnya tetap menggetarkan barat. kini rusia…
Ia Tak Digerakkan Remote Control
1994-04-16Seekor belalang aneh ditemukan seorang mahasiswa di jakarta. bentuknya mirip daun jambu. semula ada yang…
Pasukan Romawi pun Sampai ke Cina
1994-02-05Di sebuan kota kecil li-jien, di cina, ditemukan bukti bahwa pasukan romawi pernah bermukim di…