Lambannya Proyek Listrik Sarulla

Krisis ekonomi pada tahun 1998 membuat banyak proyek terhenti. Salah satunya adalah proyek listrik swasta alias independent power producer (IPP).  Proyek PLTP Sarulla,  direncanakan berkapasitas 3 x 110 megawatt. Proyek ini akan menjadi salah satu fasilitas panas bumi terbesar di dunia, yang sanggup memasok listrik untuk pulau Sumatera. Dengan adanya PLTP Sarulla  diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sehingga tidak terjadi byar pet lagi. Potensi listrik terdeteksi sejak 1993. Kesepakatan proyek ini sempat ditandatangani pada tanggal 27 Februari 1993 antara PLN, PT PGE, dan Unocal North Sumatera Geothermal Ltd (UNSG).  Dan proses kontruksi sepat dimulai pada tahun 1994.  Akibat krisis ekonomi pemerintah RI menghentikan proyek ini pada periode tahun 2000 – 2004 . Serial informasi pilihan ini merangkum jalannya proyek dan kendala- kendala yang ada. Seperti ini sempat dilakukan renegosiasi harga, namun tidak tercapai kesepakatan. Kendala penjaminan yang diminta calon kreditor dalam hal pendanaan, serta negosiasi joint operating contract antara Pertamina Geothermal dan Konsorsium Sarulla yang dinilai lamban. Selain itu kendala lainnya adalah adanya indikasi manipulasi serta adanya politisi yang ikut bermain.

Keywords :
Proyek Listrik , Proyek Sarulla ,
  • Views : 922
  • Uploaded on : 05-03-2015
  • Edisi : 2015-03-05
  • Editor : Tempo
  • Bahasa : -
  • Penulis : Tempo
  • Jumlah Halaman :16
Lambannya Proyek Listrik Sarulla
Rp. 50.000